Senin, 06 Juni 2011

Wisata Indah Di Kotaku Pacitan

Pantai Teleng Ria Pacitan



Pantai Teleng Ria adalah Pantai yang terdekat dari kota Pacitan, dapat ditempuh sekitar 5 menit dari pusat kota. Pantai ini juga dalam jajaran Pantai Selatan dengan luas pasir putih sepanjang sekitar 3 km. Jarak dari Ibukota Kabupaten Pacitan ke lokasi pantai Teleng Ria hanya 3,5 km, dan sangat mudah dicapai dengan berbagai kendaraan.

Gelombang yang bergulung-gulung dengan indahnya merupakan media yang sangat indah dan menyenangkan untuk berenang bagi wisatawan asing, meskipun berbahaya dan juga sebagai wahana piknik bersama keluarga. Pantai ini memiliki pasir putih dan panorama yang indah dengan pemandangan sekitar, yaitu gunung limo, dan beberapa gunung yang menjulang lainya.

Untuk saat ini, pantai yang dikelola PT. Eljohn ini menyediakan Berbagai fasilitas pendukung yang telah dibangun; Watch Tower untuk menikmati ombak laut selatan, kolam renang dan tempat bermain, panggung untuk acara budaya untuk Bonggo Budoyo dan area berkemah, daerah penangkapan, hotel, dan makanan tradisional Pacitan, serta masih banyak fasilitas pendukung lainya.

Di Area Pantai ini juga terdapat penginapan bagi wisatawan asing, gasebo, tempat karaoke, dll. Pantai ini juga diterapkan untuk Tempat Pelelangan Ikan (TPI) sehingga pengPost Optionsunjung dapat membeli ikan segar. bener-bener sangat indah alamku

Pesona Wisata Goa Gong Pacitan

Add caption

Pacitan berada  di provinsi Jawa Timur yang sekaligus menjadi daerah asal Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono. Secara geografis, sebagian besar wilayah Pacitan merupakan kawasan bebatuan di antara deretan pegunungan dan terletak di pesisir Pantai Selatan pulau Jawa. Untuk menuju pusat kota Pacitan, anda dapat menempuh perjalanan dari Surabaya, Ibukota provinsi Jawa Timur sekitar 5 hingga 6 jam menggunakan kendaraan pribadi ataupun umum. Sesampainya di kota Pacitan, anda dapat langsung menuju kecamatan Punung, kabupaten Pacitan lebih kurang 15 kilometer. Dari kecamatan Punung, anda dapat melanjutkan perjalanan menuju desa Bomo sekitar 5 kilometer. Dengan mengikuti marka jalan yang telah tersedia di sepanjang jalan utama desa Bomo, anda telah dapat menemukan lokasi Goa Gong itu.
Sesampainya di lokasi Goa Gong, cukup membayar harga tiket masuk sebesar 4 ribu rupiah per orang, anda dapat langsung menuju mulut goa. Untuk melihat dari dekat pesona Goa Gong itu, anda harus terlebih dahulu melewati puluhan anak tangga. Karena penerangan di dalam goa ini hanya berasal dari beberapa buah lampu saja, anda disarankan untuk membawa lampu senter. Untuk memudahkan langkah anda selama berada di dalam goa, anda dapat menjadikan besi yang telah tersedia di sebelah kanan-kiri dinding goa sebagai pegangan.
Konon, Goa Gong ini berhasil ditemukan pada  5 Maret 1995 oleh seorang warga desa Bomo yang bernama Mbah Noyo Semita. Goa ini terletak di atas daerah perbukitan kapur dan secara keseluruhan panjangnya mencapai 256 meter. Pesona stalagtit dan stalakmit yang ukurannya beragam menjadi daya tarik tersendiri dari Goa Gong.
Dari tempat anda berdiri, stalaktit dan satalagmit itu tampak menjulang dan terlihat kokoh menempel di langit goa. Pesona goa ini terlihat semakin menarik ketika dinding goa terkena pancaran sinar lampu senter yang anda nyalakan. Ruangan di dalam goa ini relatif besar. Begitu besarnya ruangan itu, keheningan goa dapat anda rasakan ketika berada di dalam goa.
Goa Gong masih menyimpan sejuta pesona yang konon tidak dapat teruntai dengan kata namun hanya dapat dibuktikan ketika anda melihatnya sendiri. Apa anda mulai tertarik untuk menemukan pesona tersendiri dari Goa Gong ini.

 Datang dan kunjungilah Goa Gong di Pacitan 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar